Selasa, 22 Januari 2013

Target Penyebab Kegalauan


“Galau” satu kata yang tak asing lagi di telinga. Remaja masa kini sering bergalau ria, entah apa penyebabnya, semua galau, galau,,galau,
Sebenarnya apa arti galau itu?? “melongo”, “merenung”, “berdiam diri”,  atau apalah sejenisnya. Kalau anak gaul zaman sekarang, salah satu ciri bahwa seseorang itu sedang galau adalah dengan meng-update  kata-kata yang super sedih seolah hidup selalu dirundung kesedihan.
Apabila kita kaji lebih dalam, Apa penyebab galau? Menurut saya, penyebab kegalauan adalah “TARGET” benar begitu? Ada apa dengan target? Mengapa harus target?.  Mari kita kaji bersama.
Remaja masa kini selalu mengejar target, salah satu contoh target nembak cewek berharap cintanya diterima, eeeh gak taunya di tolak ama cewek, mulai deh bergalau ria karena targetnya tak tercapai terus langsung mengupdate status yang super galau  supaya semua orang tahu. Contoh lain remaja yang udah lama pacaran yang targetnya menuju pernikahan tiba-tiba harus putus karena beberapa alasan kemudian bersedih karena targetnya menikah tahun ini harus ditunda, merasa targetnya tidak tercapai mulaillah bergalau dengan cara melimpahkan kekesalan bahkan tak jarang ditemui memaki-maki salah satu pihak di jejaring sosial, Contoh lain mahasiswi tingkat akhir yang sedang menyelesaikan skripsinya yang mempunyai segudang target ketika belum di ACC oleh Dosen mulailah bergalau ria mengungkapkan keluh kesah di status jejaring sosial sehingga semua orang tahu. Dan masih banyak contoh lain kegaulan akibat tidak tercapainya target.
Coba anda bayangkan jika apa yang anda targetkan tidak tercapai, sedih sudah pasti.  Apakah anda juga seperit itu? ( update di jejaring sosial). Banyak survey membuktikan jika target seseorang tidak tercapai maka mulailah dia  bersedih dan merenung dengan segala bentuk kata-kata yang di ungkapkan dengan cara meng-update status.
Saran paling jitu jika suatu target anda tidak tercapai, cobalah anda alihkan untuk meng-update status kepada sang pencinta dengan cara berdoa bukan dengan meng-update di wall seperti yang dilakukan “orang lain”. Up Date lah status terbaru anda pada Sang Pencipta karena hanya tuhan yang mampu menerima semua keluh kesah hambanya dengan cara berdoa kepada Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang. Dengan segala keluh kesah limpahkan semuanya kepada tuhan sang penguasa alam sesungguhnya Tuhanlah pemilik semesta alam.  
Seperti firman Allah dalam Al quran  “dan berdoalah engkau kepada Ku niscaya akan kuperkenankan doamu”. Tuhan menyuruh hambanya untuk berdoa pada Nya supaya hidupnya penuh dengan ketenangan.  Ketika target tidak tercapai janganlah bersedih hati  bukankah Allah SWT maha mengetahui yang terbaik untuk hambanya. Allah SWT akan memberikan yang lebih baik dari apa yang sudah menjadi target anda.  
 “Target” lagi,,lagi,,target,. anda bisa termotivasi  dan bersemangat dengan target, tapi hati-hati dengan target, anda bisa menjadi sombong, egois, ambisius dengan target anda.  Sesungguhnya hidup memang harus mempunyai target tapi anda jangan pernah lupa dengan kekuasan Tuhan. Target tuhan jauh lebih baik  dari target anda. Berhentilah bergalau dengan meng update status di jejaring sosial karena tidak akan menimbulkan ketenangan yang ada anda akan menjadi malu, tetapi update lah status anda pada Sang Pencipta.  
Memohonlah kepada Allah supaya memperbaiki hati dan niatmu, karena tidak ada sesuatu yang paling berat untuk kau obati selain keduanya. Ketika hatimu sedang menghadap (allah) maka seketika mungkin untuk berpaling, maka ketika menghadap itulah engkau harus merampasnya supaya tidak berpaling. (ibnu abdil barr).
Ini persepsi saya, bagaimana dengan persepsi anda???

2 komentar:

Ingatkah Kau??

Ingatkah kau saat kau berdoa kepada Tuhan mu untuk di luluskan menjadi ASN. Ingatkah kau saat kau belajar siang malam supaya mampu menjawab...